Friday, April 15, 2016
Yuk, Saling Pengertian! ← Wajib Dibaca Calon Suami, Calon Istri, & Pasutri
(dari Cerita Dunia)
Nanti, saat kamu jadi istri, lalu melihat suamimu pulang dengan wajah kusam. Jangan tanya ini tanya itu, jangan ucapkan ‘kenapa’, ‘ada apa’, ‘punya masalah apa’.
Mengertilah, solusi bagi seorang lelaki hanyalah menyendiri. Cukup sediakan teh manis dan tersenyum, atau selimut hangat agar dia bisa tenang.
Dan begitu pun lelaki yang kelak menjadi suami, pahamilah bahwa seorang perempuan justru sebaliknya. Setiap ada masalah ingin didengarkan. Yah.. Biarkanlah ia ceritakan semua masalahnya. cukuplah bagimu setia mendengarnya, meski tak bisa memberi solusi. Jangan biarkan ia menjadi istri yang banyak bicara ke teman-temannya, tetangga, atau ibu-ibu di majlis ta'lim.
Cukup kamu saja yang tahu. Para istri yang banyak bicara, entah gosip atau obrolan biasa, adalah korban dari suaminya yang tak mendengarkan keluh kesahnya.
Nanti, jika kamu jadi istri, wajar jika meminta suamimu untuk membantu pekerjaanmu. Tapi satu-satu saja, jangan menyuruhnya membeli kebutuhan rumah, menjemput anak, atau benerin atap bocor secara bersamaan. Lelaki itu butuh fokus, tidak seperti perempuan yang bisa menyelesaikan seabrek pekerjaan dalam satu waktu.
Dan jika kamu jadi suami, pahamilah, meski tinggal di rumah, tapi pekerjaan seorang istri amatlah banyak. Janganlah buru-buru memarahinya jika ada gelas yang belum dicuci misalnya. Mungkin saja ia lelah karena seharian mengurus sisi lain rumah dan mendidik anakmu. Saling mengertilah, kalian bisa bekerja sama, bukan..?
Nanti, jika kamu jadi istri. Kusarankan jangan bandingkan keadaan kalian dengan orang lain. 'Mas, tetangga kita udah beli mobil baru lho’. Tahukah?, seorang lelaki, mendengar kata2 seperti itu bagai diinjak2 harga dirinya. Yang terjadi, bukan motivasi untuk kaya, tapi justru melemahkan semangatnya.
Bersabarlah, lebih baik katakan ini, “Mas, gapapa deh tetangga sebelah punya mobil baru, yang penting aku masih punya kamu Mas.” Uwih, ge-er seorang lelaki, itu bagai sumbu yang mengobarkan semangatnya. Jangan heran, gombalanmu akan membuatnya semangat memberi hadiah mobil mewah untukmu.
Dan yang kelak menjadi suami, janganlah melarang istrimu jika hendak mengunjungi ibu dan ayahnya. Berpuluh-puluh tahun mereka merawat dirinya, dan belum sempat membalas budi, ia telah memilih dirimu yang hanya orang asing untuk menyerahkan segala bakti dan setia berjuang bersamamu. Bila perlu, kalian bisa sama-sama mengunjungi mereka.
Nah, karena sekarang masih jomblo, maka fokuslah memperbaiki diri menjadi pasangan terbaik. Usahlah ikuti cara mereka yang disana, belum mampu menjadi orang tua tapi udah bersapa 'Abi-Ummi’. Belum paham jadi pasangan baik tapi udah bersapa 'Mamah-Papah’. Belum halal lagi.
Maka berdoalah.. Semoga Allah beri keberkahan dalam biduk rumah tangga kita kelak. Aamiin
Tuesday, April 12, 2016
Semoga yang Baca & Share Ini Diberikan Jodoh yang Tulus & Setia dan Bisa Masuk Surga Bersama... Aamiin
Istri.."Ummi sayang kok sama abi,.. kenapa Abi ngomong begitu?"
Suami.."Ummi sengaja menginginkan Abi masuk neraka kan? jujur sama Abi please.."
Istri.."Abi, Ummi mau masuk surga sama-sama dengan Abi.."( nangis )
Suami.."Istri Abi cantik bila menangis. kalau Ummi mau masuk surga sama Abi, Ummi bila pakai jilbab yang nutup dada ya?
Pakai baju juga jangan yang ketat-ketat..
Jangan posting pict yg Abi tidak suka... Abi sayang banget sama Ummi,,!"
Suami yang baik tidak akan menyakiti hati istrinya ketika menegur dan begitu juga istri yang baik janganlah membuat suami cemburu dan marah dalam hati.
Semoga yang belum nikah akan mendapatkan jodoh yang sholeh / sholehah
Dan semoga yg udah nikah bisa bersama hingga ke surga-Nya ,,, Aamiin ya Rabbal'alaamiin
Friday, April 8, 2016
Pantaskah Lelaki Seperti Ini untuk Menjadi Suamimu ?!
Maka suaminya pun menjawab: Engkau adalah harga diriku dan aku tidak akan biarkan engkau merunduk kebawah
Istrinya tertunduk haru, aku takut jika tanganmu menyentuh kakiku, engkau akan kehilangan kewibawaan.?
Suaminya menjawab:
Wibawa suami terletak pada Istrinya, jika istri takut kepada Allah, diluar dan didalam rumah, maka ia telah menjaga wibawa suaminya.
Apakah engkau tidak takut hina atau dihina teman-temanmu?
tanya si istri.
Suaminya menjawab:
Karena engkau adalah wasiat Nabiku Muhammad salallahu 'alaihi wasalam, hendaknya kalian takut dalam urusan perempuan....., dan sebaik-baiknya manusia adalah yang baik terhadap keluarganya........"
Maka aku sangat berharap dengan menyayangimu, bisa menjadi manusia yang sebaik-baiknya manusia.
Masya' Allah.....
Subhanallah, bukan!?
Suami seperti ini... Wanita mana yang tidak mendambakan seorang yang menyayanginya sepenuh hati dengan kasih sayang penuh islami.???
_________
Mudah-mudahan Allah melimpahkan kasih sayang-Nya kepada kita semua....
Thursday, April 7, 2016
Ini 6 Alasan Mengapa Suami Harus Sering Memeluk Istri
6 alasan mengapa suami harus sering memeluk Istri :
1. Pelukan itu menyehatkan jiwa dan raga. Makin sering anda peluk, makin sehat pasangan anda.
2. Pelukan itu membahagiakan hati dan perasaan. Makin sering anda peluk, makin bahagia pasangan anda.
3. Pelukan itu menjernihkan akal dan pikiran. Makin sering anda peluk, makin bening pikiran pasangan anda.
4. Pelukan itu meredakan ketegangan dan kemarahan. Makin sering anda peluk, makin damai pasangan anda.
5. Pelukan itu melenyapkan kekhawatiran dan ketakutan. Makin sering anda peluk, makin tenang pasangan anda.
6. Pelukan itu menjaga keamanan pasangan. Makin sering anda peluk, makin aman pasangan anda. Bagaimana bisa?
# Pasangan anda tidak bisa lari kemana-mana jika selalu anda peluk .
# Tidak ada yang bisa mencuri pasangan anda jika selalu anda peluk.
Semoga kita semua mendapatkan pasangan yang sholeh/sholehah dan menjadi keluarga yang sakinah, mawadah dan warahmah, serta kelak dimasukkan ke dalam surga yang terindah.
semoga ALLAH Subhanahu Wata'ala membalas sekecil apapun amal baik sahabat semua nya...
.
Aamiin Yaa Rabbal'aalamiin..
Silakan Klik Bagikan... :)
Sunday, April 3, 2016
INGAT & PIKIRLAH AKIBATNYA JIKA ADA KEINGINAN UNTUK SELINGKUH...! ~ Simak Kisah Ini...
![]() |
| gambar hanya sebagai ilustrasi |
Hubungan persaudaraan keluarga kami dan keluarga atasan istri saya baik. Sekitar 1 bulan yang lalu, istri dari atasan istri saya (sebutlah nama atasan istri saya adalah si Z dan nama istrinya adalah ibu Y), menelepon saya karena akan berkunjung ke kantor saya dengan alasan ada proyek baru. Tetapi saya mempunyai firasat lain, pasti ada sesuatu yang akan disampaikan diluar proyek tersebut. Dan ternyata benar, ibu Y menyampaikan bahwa suaminya jalan dengan istri saya dengan kata lain Selingkuh!!!
Firasat saya benar , pasti ada apa-apa dengan istri saya. Pikiran negatif terhadap istri saya selama bertahun-tahun ini menjadi kenyataan. Luluh dan hancur hati dan perasaan saya, apalagi ketika ibu Y memperlihatkan isi BBM-an suaminya dengan istri saya. Ibu Y tahu kejadian ini dari BB suaminya yang teledor menyimpan BB nya. Sungguh sakit kami membaca isi BBM itu, isi itu sudah diluar batas kewajaran, sangat jorok dan jijik saya membacanya. Singkat cerita akhirnya saya memanggil istri saya dan saya meminta ibu Y membawa si Z kerumah saya dengan tujuan akan diinterogasi. Saya meminta bantuan kakak ipar saya (kakak dari isteri saya untuk mendampingi saya dan juga sebagai saksi).Akhirnya saya, istri saya, kakak ipar saya, ibu Y dan si Z berkumpul di rumah saya.
Dengan bukti percakapan BBM yang sudah saya print dan saya tunjukan ke mereka akhirnya mereka mengakui bahwa mereka sudah melakukan hubungan badan di tempat kerja!!! Istri saya beberapa kali pingsan dan menangis terus-menerus karena terbongkarnya kasus ini.
Istri saya bersujud dan meminta maaf kepada saya dihadapan mereka dan mengaku bersalah, tetapi istri saya menyampaikan bahwa hal itu dilakukan karena dibawah tekanan dan paksaan si Z yang galak (si Z sepengetahuan saya memang galak kepada pegawainya), dan karena masih membutuhkan pekerjaan itu, bukan karena dasar saling suka, bahkan istri saya menyampaikan sesungguhnya hatinya sangat terpukul dan menjerit ketika peristiwa itu berlangsung (sama sekali tidak ada rasa suka ataupun menikmati) disamping itu memang istri saya masih membutuhkan pekerjaan untuk membantu kebutuhan keluarga.
Dalam BBM-an itu istri saya selalu meladeni apapun pertanyaan dari si Z, seperti “masih sayang ga sama aku?”, istriku menjawab “bukan masih tapi tetap”, lalu pertanyaan lainnya “enakan sama aku atau sama yang dirumah?”, istriku menjawab “ya disitu dong”, dll.
Istri saya membela diri sambil menangis, dan sambil menyebut “Demi Allah” bahwa apa yang dia jawab di BBM itu adalah bohong (bukan mewakili hatinya), semata-mata untuk nyenengin si Z, karena istri saya takut dimarahin, dan takut kehilangan pekerjaan itu. Istri saya meyakinkan saya bahwa cintanya, kasing sayangnya hanya untuk saya seorang. Tidak ada niatan sama sekali untuk menanam duri di daging saya.
Si Z akhirnya meminta maaf dan meyakinkan kami semua bahwa peristiwa itu adalah murni kesalahan dia, istri saya tidak bersalah katanya. Pengakuan istri saya bahwa kejadian itu terjadi sejak istri saya resign, entah kapan persisnya dan berapa kali kejadiannya. Mereka tidak bilang bulan apa dan berapa kali, walaupun sudah kami desak. Bahkan ibu Z memukuli suaminya di hadapan kami. Tapi Alhamdulillah bu, saya masih bisa mengendalikan emosi, tak sepatah kata kasar pun yang keluar dari mulut saya, apalagi perlakuan fisik baik itu ke si Z ataupun ke istri saya.
Setelah interogasi itu selesai dan si Z dan ibu Y sudah pulang, Akhirnya orang tua (ibu) dari istri saya dipanggil oleh kakak ipar saya untuk menceritakan kejadian ini, kembali istri saya menangis dan sungguh-sungguh menyesali perbuatannya dan tetap dia membela diri bahwa semua ini adalah didesak, dibawah tekanan, sama sekali tidak ada niatan, istri saya tidak berdaya, dan terpaksa meladeni nafsu setan si Z.
Akhirnya istri saya bersujud di kaki saya dan mencuci kaki saya lalu membasuhkan air cucian itu kemukanya dan bahkan diminumnya sambil disaksikan oleh ibunya dan kakak nya dan sambil berjanji tidak akan mengulanginya lagi dan kembali meyakinkan kami bahwa peristiwa ini murni bukan kemauan istri saya dan tidak ada unsur suka-sama suka.
Akhirnya dengan mengucapkan Bismillah dan memohon ridho Allah SWT, saya memaafkan istri saya, saya kecup keningnya, saya peluk, dan saya coba mengikhlaskan semua yang sudah terjadi. Tindakan ini saya ambil karena demi mempertahankan bahtera rumah tangga saya dengan istri tercinta saya dan juga demi masa depan anak-anak saya. Saya tidak ingin anak-anak bertanya “ Ayah, Bunda mana?” ataupun sebaliknya “Bunda,, ayah mana?”.
Akhirnya saya menyuruh istri saya untuk berhenti kerja dan menghapus nama si Z di daftar BBM nya, semua barang-barang istri saya yang berhubungan dengan pekerjaannya kami buang. Dan sekarang sudah bersih tak tersisa, bahkan ganti no HP. Dan istri saya sekarang konsentrasi wiraswasta bisnis online.
1 hari, 2 hari dan sebulan sudah terlewati, cobaan itu kami lewati, Alhamdulillah kami tidak pernah melewati shalat 5 waktu, shalat malam dan tidak pernah terlewat untuk shalat berjama’ah, perlu diketahui bahwa istri saya berkerudung.Alhamdulillah keadaan istri saya sudah kondunsif, tetapi yang menjadi masalah baru sekarang adalah ada pada diri saya. Saya sedang melawan diri saya sendiri.
Saya memang tidak pernah melihat kejadian itu, tapi saya bisa berimajinasi, membayangkan apa saja yang mereka lakukan berdasarkan rentetan percakapan mereka di BBM, tidak bisa saya lupakan. Itu yang mengganggu saya. Bayang-bayang kotor kelakuan mereka selalu ada dipikirian saya. Astagfirullah…. sungguh sangat mengganggu, saya selalu mengangis bila mengingatnya.
Selalu ada dorongan yang sangat kuat yang selalu hadir setiap hari di pikiran saya untuk menanyakan kronologis yang sebenarnya mengapa peristiwa itu bisa terjadi, saya selalu ingin menanyakan seberapa besar tekanan dan paksaan itu diterima oleh istri saya sehingga istri saya mau meladeni si Z?, berapa kali persetubuhan itu terjadi?, dimana saja?, kapan saja?, apakah istri saya menikmati persetubuhan itu walaupun dalam keadaan terpaksa? Kenapa istri saya tidak melawan? Dan banyak lagi misteri-misteri yang belum saya ketahui yang ingin saya tanyakan ke istri saya.Terkadang saya menghibur diri dengan berkata pada diri saya sendiri bahwa segala sesuatu yang saya tidak tahu, hanya Allah lah yang tahu.
Pantaskah saya menanyakan hal itu? Atau saya pendam dan saya kubur dalam-dalam pertanyaan itu? Tapi rasa keingintahuan saya sangat besar… tapi saya berpikir kalaupun istri saya cerita, apakah akan menambah sakit hati ini. Perlu diketahui bila saya menyinggung sedikit saja peristiwa itu, maka istri saya langsung merasa terpojokan, marah pada saya, menangis bahkan kadang suka ngelantur karena saking tertekannya.
Istri saya selalu menyampaikan kepada saya : “Ayah, tolong jangan pernah ungkit-ungkit kembali peristiwa itu, bunda sangat sakit hati, bukan kemauan bunda, hati bunda juga menjerit, bunda sudah taubat, bunda sudah bahagia sekarang, bunda sudah terbebas dari lingkaran setan itu, bunda sangat senang sudah terbebas… Bunda sangat berterima kasih sama Allah bahwa Allah telah memberikan suami yang sempurna untuk bunda. Bunda ingin bahagia bersama ayah dan anak-anak dan menjalankan bisnis kita. Bunda sangat bahagia sekarang”.
Note: Nama , tempat, angka angka adalah samaran, kisah ini kami tuangkan sebagai pembelajaran bahwa perselingkuhan itu akan selalu berakhir tidak mengenakkan , dan sangat merusak tatanan keluarga, moral, agama, bermasyarakat!
Friday, March 25, 2016
Mengapa Istri Tak Boleh Menolak Ajakan Suami Untuk Bercinta? Berikut Penjelasannya
“Bila seorang suami memanggil istrinya ke ranjang lalu tidak dituruti, hingga sang suami tidur dalam keadaan marah kepadanya niscaya para malaikat melaknati dirinya sampai Shubuh,” (Muttafaq ‘Alaih dari hadits abu Hurairah).
“Demi Dzat yang jiwaku berada di tanganNya, tidak seorang suamipun yang mengajak istrinya ke ranjang lalu sang istri enggan memenuhi panggilannya melainkan yang di atas langit (Allah Ta’ala) marah kepadanya sampai suaminya ridha kepadanya,” (HR.Muslim).
Baca Juga : Bagaimana Hukumnya Dalam Islam Jika Suami Menolak Bercinta Saat Istri Berhasrat Ingin Bersenggama?
Saat ini, DUNIA medis modern merinci bahwa ada perbedaan mendasar antara kebutuhan biologis antara laki-laki dan perempuan. 1500 tahun yang lalu, Islam sudah terlebih dahulu menjelaskan ini secara teramat sederhana dan gamblang.
Perbedaan seksualitas pria dan wanita dari segi medis
Dorongan seksual wanita cenderung berhubungan dengan siklus haid, sedangkan dorongan pria cukup konstan. Hormon testosteron lah yang merupakan faktor utama dalam menstimulasi dorongan seksual pada pria, sedangkan wanita lebih banyak distimulasi oleh sentuhan dan kata-kata romantis. Ia lebih tertarik dengan kepribadian seorang pria.
Sementara para pria tertarik dari apa yang dilihatnya. Pria tidak membeda-bedakan kepada siapa ia tertarik secara fisik dan tidak membutuhkan banyak waktu pemanasan untuk melakukan hubungan seks. Tetapi, wanita sering kali membutuhkan waktu berjam-jam persiapan emosional dan mental.
Itu sebabnya, seorang suami dianjurkan untuk pulang menemui istrinya jika di perjalanan atau di luar rumah, ia menemukan “sesuatu yang ia lihat begitu menggoda.” Ini tentu untuk menjauhkan seorang suami dari perbuatan zina.
Sedangkan pada wanita polanya lebih cenderung dimulai pada ikatan emosional, saling sayang dan peduli. Setelah mereka merasakan hal itu, barulah kemudian muncul gairah dan ketertarikan akan seks.
Saking pentingnya memenuhi panggilan suami ini, seorang bahkan harus meninggalkan semua pekerjaannya saat itu ketika suaminya membutuhkan dirinya. Meskipun kondisi sedang haidh, sebab memenuhi panggilan suami ke ranjang tidak mesti melayaninya berjima’, namun boleh juga hanya untuk bersenang-senang, sebagaimana yang dilakukan oleh Rasul kita Muhammad.
Rasulullah bersama istrinya disaat haidh, beliau menutup kemaluan istrinya dengan secarik kain lalu bersenang-senang dengan istrinya.
Dan tentu syariat Islam juga memberikan keringanan kepada seorang istri jika benar-benar memiliki alasan yang syar’i untuk menolak dengan “halus” ajakan suami, seperti ketika berpuasa Ramadhan atau mengqadhanya, saat ihram atau mungkin istri sedang sakit, atau kelelahan yang membuat tidak mampu melayaninya. Faktor terpenting adalah komunikasi yang sehat dengan suami dalam hal ini.
Untuk itulah bila sampai terjadi penolakan sang istri memenuhi panggilan ranjang suaminya maka itu adalah satu kemaksiatan yang nyata dan sangat berbahaya bagi keselamatan dirinya. Sebab kemarahan suami mengakibatkan kemurkaan Allah Ta’ala dan pelaknatan para malaikat terhadap sang istri.
Bagaimana Hukumnya Dalam Islam Jika Suami Menolak Bercinta Saat Istri Berhasrat Ingin Bersenggama?
إِذَا دَعَا الرَّجُلُ امْرَأَتَهُ إِلَى فِرَاشِهِ فَأَبَتْ أَنْ تَجِىءَ لَعَنَتْهَا الْمَلاَئِكَةُ حَتَّى تُصْبِحَ
“Jika seorang laki-laki mengajak istrinya ke ranjang lantas istri tersebut enggan memenuhinya, maka malaikat akan melaknatnya hingga waktu Shubuh” (HR. Al Bukhari dan Muslim)
Baca juga : Mengapa Istri Tak Boleh Menolak Ajakan Suami Untuk Bercinta? Berikut Penjelasannya
Lantas ada yang bertanya, bagaimanakah jika kasusnya suami yang menolak ajakan istri? Adakah dalil yang menjelaskannya dan bagaimana konsekuensinya? Perlu diketahui bahwa dalam hadits ini terkandung dua konteks.
Pertama, bahwa seorang istri wajib taat kepada suaminya selama perintah tersebut tidak bertentangan dengan Islam. Termasuk jika suami mengajak istrinya, sebenarnya istri harus mentaatinya. Kecuali jika istri sakit atau kelelahan, maka suami harus mengerti keadaan istrinya. Dan dalam kondisi tidak bisa memenuhi ajakan suaminya karena alasan syar’i tersebut, sang istri tidak terkena laknat.
Jadi yang terkena laknat adalah dengan sengaja dan tanpa alasan yang benar menolak ajakan suaminya yang seharusnya ia taati.
Kedua, dalam hadits ini dan hadits lainnya terkandung isyarat bahwa hasrat pria dan wanita sifatnya berbeda. Laki-laki hasratnya mudah tertarik dan umumnya sulit ‘menahan diri’. Sedangkan kemunculan hasrat wanita tidak semudah laki-laki.
Karenanya ketika laki-laki merasakan hal itu, Rasulullah menganjurkannya segera menemui istri dan mengajaknya.
إِذَا أَحَدُكُمْ أَعْجَبَتْهُ الْمَرْأَةُ فَوَقَعَتْ فِى قَلْبِهِ فَلْيَعْمِدْ إِلَى امْرَأَتِهِ فَلْيُوَاقِعْهَا فَإِنَّ ذَلِكَ يَرُدُّ مَا فِى نَفْسِهِ“
Yang menjadi masalah, bagaimana jika istrinya tidak mau tanpa alasan yang benar? Hadits tersebut mendapatkan legitimasinya.
Lalu bagaimana jika suami yang menolak istri, mengapa tidak ada hadits seperti itu? Apakah ia tidak dilaknat, apakah ia tidak berdosa?
Suami memang tidak diancam sebagaimana istri yang diancam dosa dan laknat malaikat ketika tidak melayani kebutuhan seks suami. Suami memang tidak ditetapkan untuk tunduk dan patuh kepada istri. Tetapi bukan berarti si suami tidak berdosa ketika mengabaikan kebutuhan istri.
Namun demikian, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda tentang kewajiban suami:
أَنْ تُطْعِمَهَا إِذَا طَعِمْتَ وَتَكْسُوَهَا إِذَا اكْتَسَيْتَ“
Dengan berpedoman pada hadits tersebut, dapat diqiyashkan bahwa suami wajib memenuhi keinginan istri sebagaimana ia juga mau keinginannya dipenuhi. Kewajiban suami menjaga istri dari berbuat dosa salah satunya adalah, pemenuhan kebutuhan seksual istri yang bila tidak terpenuhi bisa berakibat sang istri melakukan dosa dan kemaksiatan.
Bila suami membiarkan istri tidak terpenuhi hasrat seksualnya, lalu karena itu sang istri melakukan maksiat, maka suami ikut menanggung dosanya. Ini bukan hal yang sepele.
Pada akhirnya, akan sama saja hukumnya antara istri yang menolak ajakan suami dengan suami yang menolak ajakan istri untuk berhubungan intim walaupun ancamannya berasal dari konteks yang berbeda.
Semoga Allah melindungi kita dari saling menzhalimi satu sama lain.
Wallahu a’lam bish shawab. [via redaksimuslimah]
Thursday, March 24, 2016
Inilah 19 KEISTIMEWAAN WANITA Menurut HADIST RASULULLAH SAW
Assalaamu'alaykum warohmatullaahi wabarokaatuh
19 KEISTIMEWAAN WANITA MENURUT HADIST RASULULLAH SAW
1. Doa wanita itu lebih makbul daripada lelaki karena sifat penyayang yang lebih kuat daripada lelaki. Ketika ditanya kepada Rasulullah SAW akan hal tersebut, jawab baginda, "Ibu lebih penyayang daripada bapak dan doa orang yang penyayang tidak akan sia-sia."
2. Wanita yang sholehah (baik) itu lebih baik daripada 1000 lelaki yang saleh.
3. Barangsiapa yang menggembirakan anak perempuannya, derajatnya seumpama orang yang senantiasa menangis karena takut akan Alloh. Dan orang yang takut akan Alloh SWT akan diharamkan api neraka ke atas tubuhnya.
4. Wanita yang tinggal bersama anak-anaknya akan tinggal bersama aku (Rasulullah saw di dalam surga).
5. Barangsiapa membawa hadiah (barang makanan dari pasar ke rumah lalu diberikan kepada keluarganya) maka pahalanya seperti melakukan amalan bersedekah. Hendaklah mendahulukan anak perempuan daripada anak lelaki.
6. Surga itu di bawah telapak kaki ibu.
7. Barangsiapa mempunyai tiga anak perempuan atau tiga saudara perempuan atau dua anak perempuan atau dua saudara perempuan lalu dia bersikap ihsan dalam pergaulan dengan mereka dan mendidik mereka dengan penuh rasa takwa serta sikap bertanggungjawab, maka baginya adalah surga.
8. Apabila memanggil akan dirimu dua orang ibu bapakmu, maka jawablah panggilan ibumu terlebih dahulu.
9. Daripada Aisyah r.a. berkata, "Barangsiapa yang diuji dengan sesuatu daripada anak-anak perempuannya lalu dia berbuat baik kepada mereka, maka mereka akan menjadi penghalang baginya daripada api neraka."
10. Wanita yang taat berkhidmat kepada suaminya akan tertutuplah pintu-pintu neraka dan terbuka pintu-pintu surga. Masuklah dari mana saja pintu yang dia kehendaki dengan tidak dihisab.
11. Wanita yang taat pada suaminya, maka semua ikan-ikan di laut, burung di udara, malaikat di langit, matahari dan bulan semua beristighfar baginya selama dia taat kepada suaminya serta menjaga salat dan puasanya.
12. Aisyah r.a berkata, "Aku bertanya kepada Rasulullah, siapakah yang lebih besar haknya terhadap wanita?" Jawab Rasulullah SAW "Suaminya." "Siapa pula berhak terhadap lelaki?" Jawab Rasulullah SAW, "Ibunya."
13. Perempuan apabila sembahyang lima waktu, puasa di bulan Ramadhan, memelihara kehormatannya serta kepada suaminya, masuklah dia dari pintu surga mana saja yang dikehendaki.
14. Tiap perempuan yang menolong suaminya dalam urusan agama, maka Allah SWT memasukkan dia ke dalam surga terlebih dahulu daripada suaminya (10,000 tahun).
15. Apabila seseorang perempuan mengandung janin dalam rahimnya, maka beristighfarlahpara malaikat untuknya. Allah SWT mencatatkan baginya setiap hari dengan 1,000 kebajikan dan menghapuskan darinya 1,000 kejahatan.
16. Apabila seseorang perempuan mulai sakit hendak bersalin, maka Allah SWT mencatatkan baginya pahala orang yang berjihad pada jalan Allah.
17. Apabila seseorang perempuan melahirkan anak, keluarlah dia dari dosa-dosa seperti keadaan ibunya melahirkannya.
18. Apabila telah lahir anak lalu disusui, maka bagi ibu itu setiap satu tegukan daripada susunya diberi satu kebajikan.
19. Apabila semalaman seorang ibu tidak tidur dan memelihara anaknya yang sakit, maka Alloh SWT memberinya pahala seperti memerdekakan 70 orang hamba dengan ikhlas untuk membela agama Alloh SWT.
Masya Alloh...
Semoga para istri bisa menjadi pakaian yang baik bagi suami, dan para suami bisa menjadi pakaian yang baik bagi istri.
Dan yang belum punya jodoh, semoga ALLOH kirimkan jodoh dan segera menikah..... Aamiin
Tuesday, March 22, 2016
"Please, Nikahi Aku Meski Jadi Yang Kedua". Apa Pendapatmu? Silakan Like & SHARE
Bagaimana tanggapan kalian?
Saturday, March 19, 2016
Apa Hubungannya Kelancaran Rezeki dengan Kebahagiaan Istri? Ternyata, Ini RAHASIANYA…
Konon, membahagiakan istri dapat jadi salah satu pembuka pintu rezeki yang amat lebar buat keluarga, benarkah?
Apa hubungannya kelancaran rezeki dengan kebahagiaan istri?
Ternyata, ini rahasianya…
Mood baik istri mampu meluas pada segala anggota keluarga. Jadi kala istri bahagia, hingga seluruh anggota keluarga hendak bahagia. kala istri menempuh hidup dengan positif, hingga seluruh anggota keluarga pula menempuh hidup dengan positif.
Istri yang senang dan juga bersyukur hendak menarik perihal positif ke dalam keluarga, karna sebetulnya Allah berikan lebih banyak pada mereka yang bersyukur.
Istri yang senang hendak jadi partner yang baik buat suami mencari rezeki ataupun jadi tempat kembali yang menenangkan sehabis suami mencari rezeki. Hasilnya, suami hendak berulang antusias mencari rezeki keesokan harinya.
Istri yang senang dengan suaminya hendak senantiasa menunjang suaminya dalam kondisi apapun, sampai - sampai suami tidak sempat ketiadaan sokongan walaupun di dikala amat susah sekalipun. Dengan begini, suami dapat memiliki antusias buat senantiasa bangkit lagi tiap mengalami kesulitan.
Istri yang senang mampu diandalkan buat mendidik kanak - kanak jadi anak yang senang dan juga berguna. Rezeki dapat tiba darimana saja, tercantum dari anak. Rezeki pula bukan cuma berbentuk uang, tetapi pula berbentuk kanak - kanak sholeh yang menemui dan juga bapaknya'>ibu dan juga bapaknyabapaknya'>ibu dan juga bapaknya dengan muka senang tiap hari.
Nah, seperti itu dalihnya mengapa istri yang senang dapat mempengaruhi pada kelancaran rezeki. Kebahagiaan istri dapat meluas pada kebahagiaan suami dan juga segala keluarga, sampai - sampai suami dapat mempunyai tenaga positif buat bekerja lebih baik lagi dalam mencari rezeki.
Sumber:
http_www_kabarmakkah_com
Wednesday, March 16, 2016
Ternyata Membahagiakan Istri dapat Melancarkan Rizeki, Ini Alasannya, SILAHKAN DIBACA !!
Setiap orang pasti menginginkan pernikahan yang dilimpahi dengan rezeki. Namun, rezeki yang paling baik adalah rezeki yang diberkahi Allah, rezeki yang membawa kebahagiaan bagi seluruh anggota keluarga.
Konon, membahagiakan istri bisa menjadi salah satu pembuka pintu rezeki yang paling lebar untuk keluarga, benarkah?
Apa hubungannya kelancaran rezeki dengan kebahagiaan istri?
Ternyata, ini rahasianya…
Mood baik istri dapat menular pada seluruh anggota keluarga. Jadi ketika istri bahagia, maka semua anggota keluarga akan bahagia. Ketika istri menjalani hidup dengan positif, maka semua anggota keluarga juga menjalani hidup dengan positif.
Istri yang bahagia dan bersyukur akan menarik hal-hal positif
ke dalam keluarga, karena sesungguhnya Allah memberi lebih banyak pada mereka yang bersyukur.
Istri yang bahagia akan menjadi partner yang baik untuk suami mencari rezeki maupun menjadi tempat pulang yang menenangkan setelah suami mencari rezeki. Hasilnya, suami akan kembali semangat mencari rezeki keesokan harinya.
Istri yang bahagia dengan suaminya akan selalu mendukung suaminya dalam keadaan apapun, sehingga suami tidak pernah kehilangan dukungan meski di saat paling sulit sekalipun. Dengan begini, suami bisa punya semangat untuk selalu bangkit lagi setiap menghadapi kesulitan.
Istri yang bahagia dapat diandalkan untuk mendidik anak-anak menjadi anak yang bahagia dan berguna. Rezeki bisa datang darimana saja, termasuk dari anak. Rezeki juga bukan hanya berupa uang, tapi juga berupa anak-anak sholeh yang menemui orangtuanya dengan wajah bahagia setiap hari.
Nah, itulah alasannya kenapa istri yang bahagia bisa berpengaruh pada kelancaran rezeki. Kebahagiaan istri bisa menular pada kebahagiaan suami dan seluruh keluarga, sehingga suami bisa memiliki energi positif untuk bekerja lebih baik lagi dalam mencari rezeki.
Semoga kita selalu menjadi orang-orang yang diberkahi Allah. Aamiin.
Sumber dailymoeslem.com
Wednesday, March 9, 2016
Sudahkah Anda Mempraktekkan "10 Adab Berbicara dalam Islam" ?
Betapa Islam sangat tidak menganjurkan perdebatan dan perbuatan sia-sia...
10 Adab Berbicara dalam Islam:
1. Ucapan Bermanfaat
Dalam kamus seorang Muslim, hanya ada dua pilihan ketika hendak bercakap dengan orang lain. Mengucapkan sesuatu yang baik atau memilih diam.
Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam (SAW) bersabda, “Barang siapa MENGAKU BERIMAN KEPADA ALLAH dan hari Pembalasan hendaknya ia berkata yang baik atau memilih diam.” (Riwayat al-Bukhari).
==> masihkah mau berkata buruk, fitnah, ghibah, gunjing dll kalau mengaku Islam dan beriman kepada Allah SWT?
2. Bernilai Sedekah
“Setiap tulang itu memiliki kewajiban bersedekah setiap hari. Di antaranya, memberikan boncengan kepada orang lain di atas kendaraannya, membantu mengangkatkan barang orang lain ke atas tunggangannya, atau sepotong kalimat yang diucapkan dengan baik dan santun.” (Riwayat al-Bukhari).
==> teruslah berbuat kebaikan sekecil apapun
3. Menjauhi Pembicaraan Sia-Sia
Sebaiknya menghindari pembicaraan berujung kepada kesia-siaan dan dosa semata. “Sesungguhnya orang yang paling aku benci dan paling jauh jaraknya dariku pada hari Kiamat adalah para penceloteh lagi banyak bicara.” (Riwayat at-Tirmidzi) .
==> masih suka posting nggak jelas, fitnah orang, ghibah, dll, baca ini
4. Tidak Terperangkap Ghibah
“…Dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. Dan bertakwalah kepada Allah. Sungguh Allah Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang.” (al-Hujurat [49]: 12).
==> ngomongin orang sama dengan maka daging saudaramu yang telah meninggal...masih mau?? itu Quran yang bicara bukan saya ya...kalau mau tersinggung dan marah, sama Quran yaaa...
5. Tidak Mengadu Domba
Hudzaifah Radhiyallahu anhu (RA) meriwayatkan, saya mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Tak akan masuk surga orang yang suka mengadu domba.” (Riwayat al-Bukhari dan Muslim).
==> ini juga Rasulullah yang bersabda, bukan saya yang ngomong ya...bagi yag suka posting adu domba kalau mau marah sama Rasul ya, jangan sama saya..
6. Tidak Berbohong
“Sesungguhnya kejujuran itu mendatangkan kebaikan, dan kebaikan itu akan berujung kepada surga. Dan orang yang senantiasa berbuat jujur niscaya tercatat sebagai orang jujur. Dan sesungguhnya kebohongan itu mendatangkan kejelekan, dan kejelekan itu hanya berujung kepada neraka. Dan orang yang suka berbohong niscaya tercatat di sisi Allah sebagai seorang pendusta.” (Riwayat al-Bukhari).
==> hadist ini sepenuhnya sudah dijalankan di negeri mayoritas bukan muslim, yaitu Jepang...kalau Indonesia? Siapapun yang jawab nilainya 100
7. Menghindari Perdebatan
Sedapat mungkin menjauhi perdebatan dengan lawan bicara. Meskipun boleh jadi kita berada di pihak yang benar. Sebab Rasulullah SAW telah menjamin sebuah istana di surga bagi mereka yang mampu menahan diri. “Aku menjamin sebuah istana di halaman surga bagi mereka yang meninggalkan perdebatan meskipun ia berhak untuk itu.” (Riwayat Abu Daud, dishahihkan oleh al-Albani).
==> tapi sepertinya banyak yang justru tidak mau istana di Surga, banyak acara debat di TV, banyak debat di timeline FB, banyak debat dimana-mana
8. Tak Memotong Pembicaraan
Suatu hari seorang Arab Badui datang menemui Rasulullah SAW, ia langsung memotong pembicaraan beliau dan bertanya tentang hari Kiamat. Namun Rasulullah tetap melanjutkan hingga selesai pembicaraannya. Setelah itu baru beliau mencari si penanya tadi. (Riwayat al-Bukhari)
==> ini biasanya kerjaan reporter ketika wawancara, tapi siapapun juga banyak yang sering potong pembicaraan
9. Hindari Mengolok dan Memanggil dengan Gelar yang buruk
“Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain, (karena) boleh jadi mereka (yang diperolok-olok) itu lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok) . Dan jangan pula perempuan-perempuan (mengolok-olok) perempuan yang lain. Karena boleh jadi perempuan (yang diperolok-olok) itu lebih baik dari perempuan (yang mengolok-olok) itu. Janganlah kamu saling mencela satu sama lain. Dan janganlah kamu saling memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk (fasik) setelah beriman. Dan barang siapa yang tak bertobat maka mereka itulah orang-orang yang zalim.” (al-Hujurat [49]: 11).
==> hei tong!, eh botak!, eh lu kutu kupret....ini sering banget kita denger di tv, di sekitar kita...padahal mereka juga Islam ya...
10. Menjaga Rahasia
“Tiadalah seorang Muslim menutupi rahasia saudaranya di dunia kecuali Allah menutupi (pula) rahasianya pada hari Kiamat.” (Riwayat Muslim).
==> ini yang juga sering dilanggar, nutupi aib orang lain..
Sekali lagi itu semua bukan saya yang bicara, kalau mau tersinggung jangan sama saya, silahkan sama Alquran dan hadist, kecuali memang tidak mengakui keduanya..
Postingan ini tidak memerlukan like banyak, terkadang menyamoaikan kebenaran dengan menampar itu tidak disukai orang, apalagi kalau tauhid nya belum kuat..
Jumlah like banyak atau sedikit sudah bisa menggambarkan bagaimana culture masyarakat kita terhadap kebenaran.
Wallahualambisawab
- Salah satu mkhluk ciptaan Allah SWT-
Silakan Like & Share sebanyak²nya...
Tuesday, March 8, 2016
Sering Tidur Lagi Habis Shalat Shubuh? Lakukan 9 Cara Ampuh Ini Supaya Pagi Hari Kamu Penuh Berkah :-)
Sering Tidur Lagi Habis Shalat Shubuh? Lakukan 9 Cara Ampuh Ini Supaya Pagi Hari Kamu Penuh Berkah :-)
by Ikhma Jane
Sebenarnya pagi hari adalah waktu yang sangat berharga. Banyak penelitian medis menyatakan bahwa saat pagi hari otak dapat bekerja dalam kondisi optimal. Potensi keberkahan pun sangat banyak tersedia, berikut ini beberapa diantaranya.
1. Mandi Sebelum Salat Subuh
Selain sebagai penyegar badan dan pengusir kantuk, kegiatan mandi sebelum subuh ini juga selalu dilakukan oleh Rasulullah shallalahu ‘alaihi wa sallam. Tentu saja terdapat manfaat kesehatan dari mandi pada waktu waktu fajar ini.
Dr Abdul hamid Dayat dari Universitas Kairo, Mesir menjelaskan bahwa saat fajar kandungan gas O2 sangatlah melimpah. Gas ini meberikan pengaruh positif pada urat syaraf, otak dan tulang.
2. Salat Subuh Berjamaah di Masjid
Nah, setelah badan kamu segar karena mandi, kamu bisa mendapatkan 27 derajat kebaikan dengan salat subuh berjamaah di masjid. Lebih dari itu, kamu tentu tahu bukan keutamaan salat subuh yang berlimpah?
Beberapa diantaranya tentu saja ganjaran salat sepanjang malam, mendapatkan cahaya yang sempurna pada hari kiamat, pembebasan diri dari sifat munafik, salat subuhnya disaksikan oleh malaikat, bahkan Allah Azzawajalla menjaminkan perlindungan-Nya.
3. Tilawah Al Quran
Selesai salat subuh berjamaah, hal yang paling tepat adalah membaca Al Quran dan maknanya. Bahkan jika pun memungkinkan, kamu tentu dapat juga membaca tafsir ayat yang kamu baca lewat kitab tafsir yang direkomendasikan seperti Tafsir Ibnu Katsir.
Jangan lupa bahwa kamu akan mendapatkan lipatan 10 kebaikan setiap satu huruf Al Quran yang kamu baca. Al Quran juga lah yang akan menjadi penolong kamu pada hari dimana tidak ada lagi penolong lain pada saat itu, hari kiamat.
4. Murajaah Hafalan
Nah, kalau kamu sudah punya hafalan surat dan ayat, kamu bisa melakukan murajaah atau mengulang hafalan kamu sendiri. Jika kamu ragu kamu bisa membuka mushaf Quran kamu sesekali untuk memastikan bahwa hafalan kamu tidak keliru.
Kalau kamu belum memiliki hafalan, waktu pagi hari adalah saat yang tepat buat kamu memulai hafalan kamu. Banyak metode hafalan yang tersedia, kamu bisa memilih salah satu yang cocok dengan kamu.
5. Salat Dhuha Saat Matahari Terbit
Ketika matahari telah terbit dan terang benderang, pada jam – jam inilah waktu yang tepat buat kamu melakukan sedekah dengan cara menunaikan salat dhuha sebagai rasa syukur pada seluruh persendian tubuh kamu.
6. Bersih Rumah
Kini waktunya bersih – bersih singkat, minimal rapikanlah kamar tidur dan bersihkan seluruh sudutnya. Setelah selesai, kamu dapat menyapu halaman rumah atau menyiram tanaman yang kamu rawat.
7. Olahraga Ringan
Sembari melakukan itu, kamu bisa menghirup udara segar pagi hari lebih banyak dengan cara melakukan olah raga ringan. Gerakkan seluruh bagian tubuh kamu sekira 7 hingga 15 menit. Cukuplah sampai kamu mengeluarkan keringat.
8. Membaca Buku
Nah, kamu bisa mengeringkan keringat kamu dengan cara membaca buku di teras rumah atau ruang perpustakaan pribadi kamu. Suplemen wawasan yang cocok untuk memberikan kamu inspirasi di pagi hari.
9. Mengerjakan Tugas
Kini cobalah membuka laptopkamu dan mengerjakan tugas yang belum sempat kamu kerjakan semalam. Tidak perlu terlalu lama karena kamu harus bersiap kembali mandi untuk berangkat memulai hari yang penuh semangat.
Silahkan KLIK LIKE & SHARE jika dirasa bermanfaat :-)
Sudahkah Kamu Se-ROMANTIS Ini Terhadap Pasangan? Wajib Dibaca PASUTRI
Ketika malam tinggal sepertiga, seorang istri terbangun. Ia berwudhu, menunaikan shalat dua rakaat. Lalu membangunkan suaminya. “Sayang… bangun… saatnya shalat.” Maka mereka berdua pun tenggelam dalam khusyu’ tahajud.
Romantis itu…
Ketika seorang istri mengatakan, “Sebentar lagi adzan, Sayang…” Lalu sang suami melangkah ke masjid, menunaikan tahiyatul masjid. Tak ketinggalan ia menunaikan dua rakaat fajar. Maka ia pun menjadi pemenang; lebih baik dari dunia seisinya.
Romantis itu…
Ketika suami berangkat kerja, sang istri menciumnya sambil membisik mesra, “Hati-hati di jalan, baik-baik di tempat kerja sayang… kami lebih siap menahan lapar daripada mendapatkan nafkah yg tidak halal”
Romantis itu…
Ketika suami istri terpisah jarak, tetapi keduanya saling mendoakan di waktu dhuha: “Ya Allah, jagalah cinta kami, jadikanlah pasangan hidup dan buah hati kami penyejuk mata dan penyejuk hati, tetapkanlah hati kami dalam keimanan, teguhkanlah kaki kami di jalan kebenaran dan perjuangan, ringankanlah jiwa kami untuk berkorban, maka mudahkanlah perjuangan dan pengorbanan itu dengan rezeki halal dan berkah dariMu”
Romantis itu…
Ketika suami sibuk kerja, saat istirahat ia sempat menghubungi istrinya. Mungkin satu waktu dgn menghadirkan suara. Mungkin hari lainnya dengan WA dan SMS cinta. “Apapun makanan di kantin kantorku, tak pernah bisa mengalahkan masakanmu.” Lalu sang istri pun membalasnya, “Masakanku tak pernah senikmat ketika engkau duduk di sebelahku.” Romantis itu…
Ketika menjelang jam pulang kerja, sang suami sangat rindu untuk segera pulang ke rumah dan bertemu istrinya. Pada saat yang sama, sang istri merindukan belahan jiwanya tiba.
Romantis itu…
Ketika suami mengucap salam, sang istri menjawabnya disertai senyuman. Bertemu saling mendoakan. Tangan dicium, pipi dikecup bergantian.
Romantis itu…
Ketika suami tiba di rumah, istri menyambutnya dgn wajah cerah dan bibir merekah. Maka hilanglah segala penat dan lelah. Beban kerja di pundak mendadak menghilang, terbang.
Semoga kita semua di anugerahi keluarga seromantis ini... Aamiin
Silakan di SHARE
Sunday, February 28, 2016
FALSAFAH HIDUP ORANG JAWA OLEH PUJANGGA RONGGO WARSITO
FALSAFAH HIDUP WONG JOWO (ORANG JAWA) OLEH PUJANGGA RONGGO WARSITO
Rejeki iku ora iså
ditiru..
REJEKI ITU TIDAK BISA
DITIRU..
Senajan pådå lakumu
WALAU SAMA
JALANMU
Senajan pådå dodolan mu,
WALAU SAMA
JUALANMU
Senajan pådå nyambut gawemu.
WALAU SAMA
PEKERJAANMU...
Kasil sing ditåmpå bakal bedå2....,
HASIL YANG
DITERIMA AKAN BERBEDA
SATU SAMA LAIN
Iså bedå nèng akèhé båndhå,
BISA LAIN DALAM
BANYAKNYA HARTA
Iså ugå ånå nèng Råså lan Ayemé ati, Yåaa iku sing jenengé bahagia....
BISA LAIN DALAM
RASA BAHAGIA DAN
KETENTERAMAN HATI
Kabèh iku såkå tresnané Gusti kang måhå kuwåså.....,
SEMUA ITU ATAS
KASIH DARI TUHAN YANG
MAHA KUASA
Såpå temen bakal tinemu,
BARANG SIAPA BER-
SUNGGUH2 AKAN
MENEMUKAN
Såpå wani rekåså bakal nggayuh mulyå.
BARANG SIAPA BERANI
BERSUSAH PAYAH
AKAN MENEMUKAN
KEMULIAAN
Dudu akèhé, nanging berkahé kang dadèkaké cukup lan nyukupi.....
BUKAN BANYAKNYA
MELAINKAN BERKAH
NYA YANG MENJADIKAN
CUKUP DAN
MENCUKUPI
Wis ginaris nèng takdiré menungså yèn åpå sing urip kuwi wis disangoni såkå sing kuwåså.
SUDAH DIGARISKAN
OLEH TAKDIR BAHWA
SEMUA YANG HIDUP
ITU SUDAH DIBERI
BEKAL OLEH YANG
MAHA KUASA
Dalan urip lan pangané wis cemepak cedhak kåyå angin sing disedhot bendinané....,
JALAN HIDUP
DAN REJEKI SUDAH
TERSEDIA.. DEKAT..
SEPERTI UDARA YANG
KITA HIRUP SETIAP
HARINYA
Nanging kadhang menungså sulap måtå lan peteng atiné, sing adoh såkå awaké katon padhang cemlorot ngawé-awé,
Nanging sing cedhak nèng ngarepé lan dadi tanggung jawabé disiå-siå kåyå orå duwé gunå
TETAPI KADANG
MANUSIA SILAU MATA
DAN GELAP HATI,
YANG JAUH KELIHATAN
BERKILAU DAN
MENARIK HATI..
TETAPI YANG DEKAT
DIDEPANNYA DAN
MENJADI TANGGUNG
JAWABNYA DISIA SIA
KAN SEPERTI TAK ADA
GUNA
Rejeki iku wis cemepak såkå Gusti, ora bakal kurang anané kanggo nyukupi butuhé menungså såkå lair tekané pati....,
REJEKI ITU SUDAH
DISEDIAKAN OLEH
TUHAN, TIDAK BAKAL
BERKURANG UNTUK
MENCUKUPI
KEBUTUHAN MANUSIA
DARI LAHIR SAMPAI
MATI
Nanging yèn kanggo nuruti karep menungså sing ora ånå watesé, rasané kabèh cupet, nèng pikiran ruwet, lan atiné marahi bundhet.
TETAPI KALAU
MENURUTI KEMAUAN
MANUSIA YANG TIDAK ADA
BATASNYA, SEMUA
DIRASA KURANG
MEMBUAT RUWET DI HATI
DAN PIKIRAN
Welingé wong tuwå, åpå sing ånå dilakoni lan åpå sing durung ånå åjå diarep-arep, semèlèhké atimu, yèn wis dadi duwèkmu bakal tinemu, yèn ora jatahmu, åpå maneh kok ngrebut såkå wong liyå nganggo cårå sing ålå, yå waé, iku bakal gawé uripmu lårå, rekåså lan angkårå murkå sak jeroning kaluwargå, kabeh iku bakal sirnå balik dadi sakmestiné.
PETUAH ORANG TUA,
JALANILAH APA YANG
ADA DIDEPAN MATA
DAN JANGAN TERLALU
BERHARAP LEBIH UNTUK
YANG BELUM ADA
KALAU MEMANG
MILIKMU PASTI AKAN
KETEMU..
KALAU BUKAN JATAHMU..
APALAGI SAMPAI
MEREBUT MILIK ORANG
MEMAKAI CÀRA TIDAK
BAIK, ITU AKAN
MEMBUAT HIDUPMU
MERANA, SENGSARA
DAN ANGKARA MURKA
SEMUA ITU AKAN SIRNA
KEMBALI KE ASALNYA
Yèn umpåmå ayem iku mung biså dituku karo akèhé båndhå dahnå rekasané dadi wong sing ora duwé.
SEUMPAMA
KETENTERAMAN ITU
BISA DIBELI DENGAN
HÀRTA, ALANGKAH
SENGSARANYA ORANG
YANG TIDAK PUNYÀ
Untungé ayem isà diduwèni såpå waé sing gelem ngleremké atiné ing bab kadonyan, seneng tetulung marang liyan, lan pasrahké uripé marang GUSTI KANG MURBENG DUMADI…
UNTUNGNYA,
KETENTERAMAN BISA
DIMILIKI OLEH SIAPA
SAJA YANG TIDAK
MENGAGUNGKAN
KEDUNIAWIAN, SUKA
MENOLONG ORANG
LAIN DAN
MENYERAHKAN
HIDUPNYA KEPADA
TUHAN SANG
PENCIPTA.
Semoga bermanfaat. Amin.













