Saling Pengertian
(dari Cerita Dunia)
Nanti, saat kamu jadi istri, lalu melihat suamimu pulang dengan wajah kusam. Jangan tanya ini tanya itu, jangan ucapkan ‘kenapa’, ‘ada apa’, ‘punya masalah apa’.
Mengertilah, solusi bagi seorang lelaki hanyalah menyendiri. Cukup sediakan teh manis dan tersenyum, atau selimut hangat agar dia bisa tenang.
Dan begitu pun lelaki yang kelak menjadi suami, pahamilah bahwa seorang perempuan justru sebaliknya. Setiap ada masalah ingin didengarkan. Yah.. Biarkanlah ia ceritakan semua masalahnya. cukuplah bagimu setia mendengarnya, meski tak bisa memberi solusi. Jangan biarkan ia menjadi istri yang banyak bicara ke teman-temannya, tetangga, atau ibu-ibu di majlis ta'lim.
Cukup kamu saja yang tahu. Para istri yang banyak bicara, entah gosip atau obrolan biasa, adalah korban dari suaminya yang tak mendengarkan keluh kesahnya.
Nanti, jika kamu jadi istri, wajar jika meminta suamimu untuk membantu pekerjaanmu. Tapi satu-satu saja, jangan menyuruhnya membeli kebutuhan rumah, menjemput anak, atau benerin atap bocor secara bersamaan. Lelaki itu butuh fokus, tidak seperti perempuan yang bisa menyelesaikan seabrek pekerjaan dalam satu waktu.
Dan jika kamu jadi suami, pahamilah, meski tinggal di rumah, tapi pekerjaan seorang istri amatlah banyak. Janganlah buru-buru memarahinya jika ada gelas yang belum dicuci misalnya. Mungkin saja ia lelah karena seharian mengurus sisi lain rumah dan mendidik anakmu. Saling mengertilah, kalian bisa bekerja sama, bukan..?
Nanti, jika kamu jadi istri. Kusarankan jangan bandingkan keadaan kalian dengan orang lain. 'Mas, tetangga kita udah beli mobil baru lho’. Tahukah?, seorang lelaki, mendengar kata2 seperti itu bagai diinjak2 harga dirinya. Yang terjadi, bukan motivasi untuk kaya, tapi justru melemahkan semangatnya.
Bersabarlah, lebih baik katakan ini, “Mas, gapapa deh tetangga sebelah punya mobil baru, yang penting aku masih punya kamu Mas.” Uwih, ge-er seorang lelaki, itu bagai sumbu yang mengobarkan semangatnya. Jangan heran, gombalanmu akan membuatnya semangat memberi hadiah mobil mewah untukmu.
Dan yang kelak menjadi suami, janganlah melarang istrimu jika hendak mengunjungi ibu dan ayahnya. Berpuluh-puluh tahun mereka merawat dirinya, dan belum sempat membalas budi, ia telah memilih dirimu yang hanya orang asing untuk menyerahkan segala bakti dan setia berjuang bersamamu. Bila perlu, kalian bisa sama-sama mengunjungi mereka.
Nah, karena sekarang masih jomblo, maka fokuslah memperbaiki diri menjadi pasangan terbaik. Usahlah ikuti cara mereka yang disana, belum mampu menjadi orang tua tapi udah bersapa 'Abi-Ummi’. Belum paham jadi pasangan baik tapi udah bersapa 'Mamah-Papah’. Belum halal lagi.
Maka berdoalah.. Semoga Allah beri keberkahan dalam biduk rumah tangga kita kelak. Aamiin
Showing posts with label Cinta. Show all posts
Showing posts with label Cinta. Show all posts
Friday, April 15, 2016
Tuesday, April 12, 2016
Semoga yang Baca & Share Ini Diberikan Jodoh yang Tulus & Setia dan Bisa Masuk Surga Bersama... Aamiin
Suami.."Abi sayang banget sama ummi... tapi Ummi tidak sayang sama Abi?"
Istri.."Ummi sayang kok sama abi,.. kenapa Abi ngomong begitu?"
Suami.."Ummi sengaja menginginkan Abi masuk neraka kan? jujur sama Abi please.."
Istri.."Abi, Ummi mau masuk surga sama-sama dengan Abi.."( nangis )
Suami.."Istri Abi cantik bila menangis. kalau Ummi mau masuk surga sama Abi, Ummi bila pakai jilbab yang nutup dada ya?
Pakai baju juga jangan yang ketat-ketat..
Jangan posting pict yg Abi tidak suka... Abi sayang banget sama Ummi,,!"
Suami yang baik tidak akan menyakiti hati istrinya ketika menegur dan begitu juga istri yang baik janganlah membuat suami cemburu dan marah dalam hati.
Semoga yang belum nikah akan mendapatkan jodoh yang sholeh / sholehah
Dan semoga yg udah nikah bisa bersama hingga ke surga-Nya ,,, Aamiin ya Rabbal'alaamiin
Istri.."Ummi sayang kok sama abi,.. kenapa Abi ngomong begitu?"
Suami.."Ummi sengaja menginginkan Abi masuk neraka kan? jujur sama Abi please.."
Istri.."Abi, Ummi mau masuk surga sama-sama dengan Abi.."( nangis )
Suami.."Istri Abi cantik bila menangis. kalau Ummi mau masuk surga sama Abi, Ummi bila pakai jilbab yang nutup dada ya?
Pakai baju juga jangan yang ketat-ketat..
Jangan posting pict yg Abi tidak suka... Abi sayang banget sama Ummi,,!"
Suami yang baik tidak akan menyakiti hati istrinya ketika menegur dan begitu juga istri yang baik janganlah membuat suami cemburu dan marah dalam hati.
Semoga yang belum nikah akan mendapatkan jodoh yang sholeh / sholehah
Dan semoga yg udah nikah bisa bersama hingga ke surga-Nya ,,, Aamiin ya Rabbal'alaamiin
Friday, April 8, 2016
Pantaskah Lelaki Seperti Ini untuk Menjadi Suamimu ?!
Ketika tali sepatu istrinya lepas maka ia yang mengikatnya, ketika ditanyakan kenapa engkau tidak membiarkan aku saja yang mengikatnya?
Maka suaminya pun menjawab: Engkau adalah harga diriku dan aku tidak akan biarkan engkau merunduk kebawah
Istrinya tertunduk haru, aku takut jika tanganmu menyentuh kakiku, engkau akan kehilangan kewibawaan.?
Suaminya menjawab:
Wibawa suami terletak pada Istrinya, jika istri takut kepada Allah, diluar dan didalam rumah, maka ia telah menjaga wibawa suaminya.
Apakah engkau tidak takut hina atau dihina teman-temanmu?
tanya si istri.
Suaminya menjawab:
Karena engkau adalah wasiat Nabiku Muhammad salallahu 'alaihi wasalam, hendaknya kalian takut dalam urusan perempuan....., dan sebaik-baiknya manusia adalah yang baik terhadap keluarganya........"
Maka aku sangat berharap dengan menyayangimu, bisa menjadi manusia yang sebaik-baiknya manusia.
Masya' Allah.....
Subhanallah, bukan!?
Suami seperti ini... Wanita mana yang tidak mendambakan seorang yang menyayanginya sepenuh hati dengan kasih sayang penuh islami.???
_________
Mudah-mudahan Allah melimpahkan kasih sayang-Nya kepada kita semua....
Maka suaminya pun menjawab: Engkau adalah harga diriku dan aku tidak akan biarkan engkau merunduk kebawah
Istrinya tertunduk haru, aku takut jika tanganmu menyentuh kakiku, engkau akan kehilangan kewibawaan.?
Suaminya menjawab:
Wibawa suami terletak pada Istrinya, jika istri takut kepada Allah, diluar dan didalam rumah, maka ia telah menjaga wibawa suaminya.
Apakah engkau tidak takut hina atau dihina teman-temanmu?
tanya si istri.
Suaminya menjawab:
Karena engkau adalah wasiat Nabiku Muhammad salallahu 'alaihi wasalam, hendaknya kalian takut dalam urusan perempuan....., dan sebaik-baiknya manusia adalah yang baik terhadap keluarganya........"
Maka aku sangat berharap dengan menyayangimu, bisa menjadi manusia yang sebaik-baiknya manusia.
Masya' Allah.....
Subhanallah, bukan!?
Suami seperti ini... Wanita mana yang tidak mendambakan seorang yang menyayanginya sepenuh hati dengan kasih sayang penuh islami.???
_________
Mudah-mudahan Allah melimpahkan kasih sayang-Nya kepada kita semua....
Thursday, April 7, 2016
Ini 6 Alasan Mengapa Suami Harus Sering Memeluk Istri
Bismillah...
6 alasan mengapa suami harus sering memeluk Istri :
1. Pelukan itu menyehatkan jiwa dan raga. Makin sering anda peluk, makin sehat pasangan anda.
2. Pelukan itu membahagiakan hati dan perasaan. Makin sering anda peluk, makin bahagia pasangan anda.
3. Pelukan itu menjernihkan akal dan pikiran. Makin sering anda peluk, makin bening pikiran pasangan anda.
4. Pelukan itu meredakan ketegangan dan kemarahan. Makin sering anda peluk, makin damai pasangan anda.
5. Pelukan itu melenyapkan kekhawatiran dan ketakutan. Makin sering anda peluk, makin tenang pasangan anda.
6. Pelukan itu menjaga keamanan pasangan. Makin sering anda peluk, makin aman pasangan anda. Bagaimana bisa?
# Pasangan anda tidak bisa lari kemana-mana jika selalu anda peluk .
# Tidak ada yang bisa mencuri pasangan anda jika selalu anda peluk.
Semoga kita semua mendapatkan pasangan yang sholeh/sholehah dan menjadi keluarga yang sakinah, mawadah dan warahmah, serta kelak dimasukkan ke dalam surga yang terindah.
semoga ALLAH Subhanahu Wata'ala membalas sekecil apapun amal baik sahabat semua nya...
.
Aamiin Yaa Rabbal'aalamiin..
Silakan Klik Bagikan... :)
6 alasan mengapa suami harus sering memeluk Istri :
1. Pelukan itu menyehatkan jiwa dan raga. Makin sering anda peluk, makin sehat pasangan anda.
2. Pelukan itu membahagiakan hati dan perasaan. Makin sering anda peluk, makin bahagia pasangan anda.
3. Pelukan itu menjernihkan akal dan pikiran. Makin sering anda peluk, makin bening pikiran pasangan anda.
4. Pelukan itu meredakan ketegangan dan kemarahan. Makin sering anda peluk, makin damai pasangan anda.
5. Pelukan itu melenyapkan kekhawatiran dan ketakutan. Makin sering anda peluk, makin tenang pasangan anda.
6. Pelukan itu menjaga keamanan pasangan. Makin sering anda peluk, makin aman pasangan anda. Bagaimana bisa?
# Pasangan anda tidak bisa lari kemana-mana jika selalu anda peluk .
# Tidak ada yang bisa mencuri pasangan anda jika selalu anda peluk.
Semoga kita semua mendapatkan pasangan yang sholeh/sholehah dan menjadi keluarga yang sakinah, mawadah dan warahmah, serta kelak dimasukkan ke dalam surga yang terindah.
semoga ALLAH Subhanahu Wata'ala membalas sekecil apapun amal baik sahabat semua nya...
.
Aamiin Yaa Rabbal'aalamiin..
Silakan Klik Bagikan... :)
Labels:
Cinta,
Info,
Keluarga,
Rumah Tangga,
Suami Istri,
Tips
Friday, March 25, 2016
Mengapa Istri Tak Boleh Menolak Ajakan Suami Untuk Bercinta? Berikut Penjelasannya
“Bila seorang suami memanggil istrinya ke ranjang lalu tidak dituruti, hingga sang suami tidur dalam keadaan marah kepadanya niscaya para malaikat melaknati dirinya sampai Shubuh,” (Muttafaq ‘Alaih dari hadits abu Hurairah).
“Demi Dzat yang jiwaku berada di tanganNya, tidak seorang suamipun yang mengajak istrinya ke ranjang lalu sang istri enggan memenuhi panggilannya melainkan yang di atas langit (Allah Ta’ala) marah kepadanya sampai suaminya ridha kepadanya,” (HR.Muslim).
Baca Juga : Bagaimana Hukumnya Dalam Islam Jika Suami Menolak Bercinta Saat Istri Berhasrat Ingin Bersenggama?
Saat ini, DUNIA medis modern merinci bahwa ada perbedaan mendasar antara kebutuhan biologis antara laki-laki dan perempuan. 1500 tahun yang lalu, Islam sudah terlebih dahulu menjelaskan ini secara teramat sederhana dan gamblang.
Perbedaan seksualitas pria dan wanita dari segi medis
Dorongan seksual wanita cenderung berhubungan dengan siklus haid, sedangkan dorongan pria cukup konstan. Hormon testosteron lah yang merupakan faktor utama dalam menstimulasi dorongan seksual pada pria, sedangkan wanita lebih banyak distimulasi oleh sentuhan dan kata-kata romantis. Ia lebih tertarik dengan kepribadian seorang pria.
Sementara para pria tertarik dari apa yang dilihatnya. Pria tidak membeda-bedakan kepada siapa ia tertarik secara fisik dan tidak membutuhkan banyak waktu pemanasan untuk melakukan hubungan seks. Tetapi, wanita sering kali membutuhkan waktu berjam-jam persiapan emosional dan mental.
Itu sebabnya, seorang suami dianjurkan untuk pulang menemui istrinya jika di perjalanan atau di luar rumah, ia menemukan “sesuatu yang ia lihat begitu menggoda.” Ini tentu untuk menjauhkan seorang suami dari perbuatan zina.
Sedangkan pada wanita polanya lebih cenderung dimulai pada ikatan emosional, saling sayang dan peduli. Setelah mereka merasakan hal itu, barulah kemudian muncul gairah dan ketertarikan akan seks.
Saking pentingnya memenuhi panggilan suami ini, seorang bahkan harus meninggalkan semua pekerjaannya saat itu ketika suaminya membutuhkan dirinya. Meskipun kondisi sedang haidh, sebab memenuhi panggilan suami ke ranjang tidak mesti melayaninya berjima’, namun boleh juga hanya untuk bersenang-senang, sebagaimana yang dilakukan oleh Rasul kita Muhammad.
Rasulullah bersama istrinya disaat haidh, beliau menutup kemaluan istrinya dengan secarik kain lalu bersenang-senang dengan istrinya.
Dan tentu syariat Islam juga memberikan keringanan kepada seorang istri jika benar-benar memiliki alasan yang syar’i untuk menolak dengan “halus” ajakan suami, seperti ketika berpuasa Ramadhan atau mengqadhanya, saat ihram atau mungkin istri sedang sakit, atau kelelahan yang membuat tidak mampu melayaninya. Faktor terpenting adalah komunikasi yang sehat dengan suami dalam hal ini.
Untuk itulah bila sampai terjadi penolakan sang istri memenuhi panggilan ranjang suaminya maka itu adalah satu kemaksiatan yang nyata dan sangat berbahaya bagi keselamatan dirinya. Sebab kemarahan suami mengakibatkan kemurkaan Allah Ta’ala dan pelaknatan para malaikat terhadap sang istri.
[via redaksimuslimah]
Bagaimana Hukumnya Dalam Islam Jika Suami Menolak Bercinta Saat Istri Berhasrat Ingin Bersenggama?
Banyak penjelasan dari para ulama, jika seorang istri ketika ia diajak berhubungan badan oleh suaminya kemudian menolak tanpa alasan yang syar’i, maka ia akan dilaknat malaikat hingga pagi. Sebagaimana dijelaskan oleh hadits berikut ini:
إِذَا دَعَا الرَّجُلُ امْرَأَتَهُ إِلَى فِرَاشِهِ فَأَبَتْ أَنْ تَجِىءَ لَعَنَتْهَا الْمَلاَئِكَةُ حَتَّى تُصْبِحَ
“Jika seorang laki-laki mengajak istrinya ke ranjang lantas istri tersebut enggan memenuhinya, maka malaikat akan melaknatnya hingga waktu Shubuh” (HR. Al Bukhari dan Muslim)
Baca juga : Mengapa Istri Tak Boleh Menolak Ajakan Suami Untuk Bercinta? Berikut Penjelasannya
Lantas ada yang bertanya, bagaimanakah jika kasusnya suami yang menolak ajakan istri? Adakah dalil yang menjelaskannya dan bagaimana konsekuensinya? Perlu diketahui bahwa dalam hadits ini terkandung dua konteks.
Pertama, bahwa seorang istri wajib taat kepada suaminya selama perintah tersebut tidak bertentangan dengan Islam. Termasuk jika suami mengajak istrinya, sebenarnya istri harus mentaatinya. Kecuali jika istri sakit atau kelelahan, maka suami harus mengerti keadaan istrinya. Dan dalam kondisi tidak bisa memenuhi ajakan suaminya karena alasan syar’i tersebut, sang istri tidak terkena laknat.
Jadi yang terkena laknat adalah dengan sengaja dan tanpa alasan yang benar menolak ajakan suaminya yang seharusnya ia taati.
Kedua, dalam hadits ini dan hadits lainnya terkandung isyarat bahwa hasrat pria dan wanita sifatnya berbeda. Laki-laki hasratnya mudah tertarik dan umumnya sulit ‘menahan diri’. Sedangkan kemunculan hasrat wanita tidak semudah laki-laki.
Karenanya ketika laki-laki merasakan hal itu, Rasulullah menganjurkannya segera menemui istri dan mengajaknya.
إِذَا أَحَدُكُمْ أَعْجَبَتْهُ الْمَرْأَةُ فَوَقَعَتْ فِى قَلْبِهِ فَلْيَعْمِدْ إِلَى امْرَأَتِهِ فَلْيُوَاقِعْهَا فَإِنَّ ذَلِكَ يَرُدُّ مَا فِى نَفْسِهِ“
إِذَا دَعَا الرَّجُلُ امْرَأَتَهُ إِلَى فِرَاشِهِ فَأَبَتْ أَنْ تَجِىءَ لَعَنَتْهَا الْمَلاَئِكَةُ حَتَّى تُصْبِحَ
“Jika seorang laki-laki mengajak istrinya ke ranjang lantas istri tersebut enggan memenuhinya, maka malaikat akan melaknatnya hingga waktu Shubuh” (HR. Al Bukhari dan Muslim)
Baca juga : Mengapa Istri Tak Boleh Menolak Ajakan Suami Untuk Bercinta? Berikut Penjelasannya
Lantas ada yang bertanya, bagaimanakah jika kasusnya suami yang menolak ajakan istri? Adakah dalil yang menjelaskannya dan bagaimana konsekuensinya? Perlu diketahui bahwa dalam hadits ini terkandung dua konteks.
Pertama, bahwa seorang istri wajib taat kepada suaminya selama perintah tersebut tidak bertentangan dengan Islam. Termasuk jika suami mengajak istrinya, sebenarnya istri harus mentaatinya. Kecuali jika istri sakit atau kelelahan, maka suami harus mengerti keadaan istrinya. Dan dalam kondisi tidak bisa memenuhi ajakan suaminya karena alasan syar’i tersebut, sang istri tidak terkena laknat.
Jadi yang terkena laknat adalah dengan sengaja dan tanpa alasan yang benar menolak ajakan suaminya yang seharusnya ia taati.
Kedua, dalam hadits ini dan hadits lainnya terkandung isyarat bahwa hasrat pria dan wanita sifatnya berbeda. Laki-laki hasratnya mudah tertarik dan umumnya sulit ‘menahan diri’. Sedangkan kemunculan hasrat wanita tidak semudah laki-laki.
Karenanya ketika laki-laki merasakan hal itu, Rasulullah menganjurkannya segera menemui istri dan mengajaknya.
إِذَا أَحَدُكُمْ أَعْجَبَتْهُ الْمَرْأَةُ فَوَقَعَتْ فِى قَلْبِهِ فَلْيَعْمِدْ إِلَى امْرَأَتِهِ فَلْيُوَاقِعْهَا فَإِنَّ ذَلِكَ يَرُدُّ مَا فِى نَفْسِهِ“
Jika salah seorang di antara kalian tertarik dengan seorang wanita hingga wanita itu masuk ke dalam hatinya, hendaklah ia pulang kepada istrinya dan bergaullah dengannya. Karena hal itu akan membentengi apa yang ada dalam jiwanya” (HR. Muslim)
Yang menjadi masalah, bagaimana jika istrinya tidak mau tanpa alasan yang benar? Hadits tersebut mendapatkan legitimasinya.
Lalu bagaimana jika suami yang menolak istri, mengapa tidak ada hadits seperti itu? Apakah ia tidak dilaknat, apakah ia tidak berdosa?
Suami memang tidak diancam sebagaimana istri yang diancam dosa dan laknat malaikat ketika tidak melayani kebutuhan seks suami. Suami memang tidak ditetapkan untuk tunduk dan patuh kepada istri. Tetapi bukan berarti si suami tidak berdosa ketika mengabaikan kebutuhan istri.
Namun demikian, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda tentang kewajiban suami:
أَنْ تُطْعِمَهَا إِذَا طَعِمْتَ وَتَكْسُوَهَا إِذَا اكْتَسَيْتَ“
Yang menjadi masalah, bagaimana jika istrinya tidak mau tanpa alasan yang benar? Hadits tersebut mendapatkan legitimasinya.
Lalu bagaimana jika suami yang menolak istri, mengapa tidak ada hadits seperti itu? Apakah ia tidak dilaknat, apakah ia tidak berdosa?
Suami memang tidak diancam sebagaimana istri yang diancam dosa dan laknat malaikat ketika tidak melayani kebutuhan seks suami. Suami memang tidak ditetapkan untuk tunduk dan patuh kepada istri. Tetapi bukan berarti si suami tidak berdosa ketika mengabaikan kebutuhan istri.
Namun demikian, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda tentang kewajiban suami:
أَنْ تُطْعِمَهَا إِذَا طَعِمْتَ وَتَكْسُوَهَا إِذَا اكْتَسَيْتَ“
Engkau memberinya makan sebagaimana engkau makan. Engkau memberinya pakaian sebagaimana engkau berpakaian…” (HR. Abu Daud; shahih)
Dengan berpedoman pada hadits tersebut, dapat diqiyashkan bahwa suami wajib memenuhi keinginan istri sebagaimana ia juga mau keinginannya dipenuhi. Kewajiban suami menjaga istri dari berbuat dosa salah satunya adalah, pemenuhan kebutuhan seksual istri yang bila tidak terpenuhi bisa berakibat sang istri melakukan dosa dan kemaksiatan.
Bila suami membiarkan istri tidak terpenuhi hasrat seksualnya, lalu karena itu sang istri melakukan maksiat, maka suami ikut menanggung dosanya. Ini bukan hal yang sepele.
Pada akhirnya, akan sama saja hukumnya antara istri yang menolak ajakan suami dengan suami yang menolak ajakan istri untuk berhubungan intim walaupun ancamannya berasal dari konteks yang berbeda.
Semoga Allah melindungi kita dari saling menzhalimi satu sama lain.
Wallahu a’lam bish shawab. [via redaksimuslimah]
Dengan berpedoman pada hadits tersebut, dapat diqiyashkan bahwa suami wajib memenuhi keinginan istri sebagaimana ia juga mau keinginannya dipenuhi. Kewajiban suami menjaga istri dari berbuat dosa salah satunya adalah, pemenuhan kebutuhan seksual istri yang bila tidak terpenuhi bisa berakibat sang istri melakukan dosa dan kemaksiatan.
Bila suami membiarkan istri tidak terpenuhi hasrat seksualnya, lalu karena itu sang istri melakukan maksiat, maka suami ikut menanggung dosanya. Ini bukan hal yang sepele.
Pada akhirnya, akan sama saja hukumnya antara istri yang menolak ajakan suami dengan suami yang menolak ajakan istri untuk berhubungan intim walaupun ancamannya berasal dari konteks yang berbeda.
Semoga Allah melindungi kita dari saling menzhalimi satu sama lain.
Wallahu a’lam bish shawab. [via redaksimuslimah]
Thursday, March 24, 2016
Inilah 19 KEISTIMEWAAN WANITA Menurut HADIST RASULULLAH SAW
Assalaamu'alaykum warohmatullaahi wabarokaatuh
19 KEISTIMEWAAN WANITA MENURUT HADIST RASULULLAH SAW
1. Doa wanita itu lebih makbul daripada lelaki karena sifat penyayang yang lebih kuat daripada lelaki. Ketika ditanya kepada Rasulullah SAW akan hal tersebut, jawab baginda, "Ibu lebih penyayang daripada bapak dan doa orang yang penyayang tidak akan sia-sia."
2. Wanita yang sholehah (baik) itu lebih baik daripada 1000 lelaki yang saleh.
3. Barangsiapa yang menggembirakan anak perempuannya, derajatnya seumpama orang yang senantiasa menangis karena takut akan Alloh. Dan orang yang takut akan Alloh SWT akan diharamkan api neraka ke atas tubuhnya.
4. Wanita yang tinggal bersama anak-anaknya akan tinggal bersama aku (Rasulullah saw di dalam surga).
5. Barangsiapa membawa hadiah (barang makanan dari pasar ke rumah lalu diberikan kepada keluarganya) maka pahalanya seperti melakukan amalan bersedekah. Hendaklah mendahulukan anak perempuan daripada anak lelaki.
6. Surga itu di bawah telapak kaki ibu.
7. Barangsiapa mempunyai tiga anak perempuan atau tiga saudara perempuan atau dua anak perempuan atau dua saudara perempuan lalu dia bersikap ihsan dalam pergaulan dengan mereka dan mendidik mereka dengan penuh rasa takwa serta sikap bertanggungjawab, maka baginya adalah surga.
8. Apabila memanggil akan dirimu dua orang ibu bapakmu, maka jawablah panggilan ibumu terlebih dahulu.
9. Daripada Aisyah r.a. berkata, "Barangsiapa yang diuji dengan sesuatu daripada anak-anak perempuannya lalu dia berbuat baik kepada mereka, maka mereka akan menjadi penghalang baginya daripada api neraka."
10. Wanita yang taat berkhidmat kepada suaminya akan tertutuplah pintu-pintu neraka dan terbuka pintu-pintu surga. Masuklah dari mana saja pintu yang dia kehendaki dengan tidak dihisab.
11. Wanita yang taat pada suaminya, maka semua ikan-ikan di laut, burung di udara, malaikat di langit, matahari dan bulan semua beristighfar baginya selama dia taat kepada suaminya serta menjaga salat dan puasanya.
12. Aisyah r.a berkata, "Aku bertanya kepada Rasulullah, siapakah yang lebih besar haknya terhadap wanita?" Jawab Rasulullah SAW "Suaminya." "Siapa pula berhak terhadap lelaki?" Jawab Rasulullah SAW, "Ibunya."
13. Perempuan apabila sembahyang lima waktu, puasa di bulan Ramadhan, memelihara kehormatannya serta kepada suaminya, masuklah dia dari pintu surga mana saja yang dikehendaki.
14. Tiap perempuan yang menolong suaminya dalam urusan agama, maka Allah SWT memasukkan dia ke dalam surga terlebih dahulu daripada suaminya (10,000 tahun).
15. Apabila seseorang perempuan mengandung janin dalam rahimnya, maka beristighfarlahpara malaikat untuknya. Allah SWT mencatatkan baginya setiap hari dengan 1,000 kebajikan dan menghapuskan darinya 1,000 kejahatan.
16. Apabila seseorang perempuan mulai sakit hendak bersalin, maka Allah SWT mencatatkan baginya pahala orang yang berjihad pada jalan Allah.
17. Apabila seseorang perempuan melahirkan anak, keluarlah dia dari dosa-dosa seperti keadaan ibunya melahirkannya.
18. Apabila telah lahir anak lalu disusui, maka bagi ibu itu setiap satu tegukan daripada susunya diberi satu kebajikan.
19. Apabila semalaman seorang ibu tidak tidur dan memelihara anaknya yang sakit, maka Alloh SWT memberinya pahala seperti memerdekakan 70 orang hamba dengan ikhlas untuk membela agama Alloh SWT.
Masya Alloh...
Semoga para istri bisa menjadi pakaian yang baik bagi suami, dan para suami bisa menjadi pakaian yang baik bagi istri.
Dan yang belum punya jodoh, semoga ALLOH kirimkan jodoh dan segera menikah..... Aamiin
Tuesday, March 22, 2016
"Please, Nikahi Aku Meski Jadi Yang Kedua". Apa Pendapatmu? Silakan Like & SHARE
Admin DuniaWanita.id menemukan tulisan dan foto ini di salah satu akun Facebook.
Bagaimana tanggapan kalian?
Bagaimana tanggapan kalian?
===== ↓
Wahai laki-laki yg belum sadar BERPOLIGAMI !!
Anda diciptakan Allah Ta'ala sebagai imam yg mampu memimpin 4 orang istri, kenapa anda tidur di pelukan satu istri saja ? anda mampu!!
Allah Ta'ala Maha Kaya, apakah anda tidak sadar bahwa perbandingan kami dengan anda sudah 1;7 ?? Kami mau di kemanain ? Mana Sunnah Nabi mu ? Mana imanmu? Mana ilmu mu ? Mana rasa ibamu ? Takut istri syirik !!!
Takut miskin itu syirik..!! Kami perlu imam, Allah Ta'ala memberi makan kami, bukan anda, semoga anda sadar dan jadi renungan
===== ↑
Saturday, March 19, 2016
Apa Hubungannya Kelancaran Rezeki dengan Kebahagiaan Istri? Ternyata, Ini RAHASIANYA…
Setiap orang tentu menginginkan perkawinan yang dilimpahi dengan rezeki. Namun, rezeki yang amat baik merupakan rezeki yang diberkahi Allah, rezeki yang bawa kebahagiaan untuk segala anggota keluarga.
Konon, membahagiakan istri dapat jadi salah satu pembuka pintu rezeki yang amat lebar buat keluarga, benarkah?
Apa hubungannya kelancaran rezeki dengan kebahagiaan istri?
Ternyata, ini rahasianya…
Mood baik istri mampu meluas pada segala anggota keluarga. Jadi kala istri bahagia, hingga seluruh anggota keluarga hendak bahagia. kala istri menempuh hidup dengan positif, hingga seluruh anggota keluarga pula menempuh hidup dengan positif.
Istri yang senang dan juga bersyukur hendak menarik perihal positif ke dalam keluarga, karna sebetulnya Allah berikan lebih banyak pada mereka yang bersyukur.
Istri yang senang hendak jadi partner yang baik buat suami mencari rezeki ataupun jadi tempat kembali yang menenangkan sehabis suami mencari rezeki. Hasilnya, suami hendak berulang antusias mencari rezeki keesokan harinya.
Istri yang senang dengan suaminya hendak senantiasa menunjang suaminya dalam kondisi apapun, sampai - sampai suami tidak sempat ketiadaan sokongan walaupun di dikala amat susah sekalipun. Dengan begini, suami dapat memiliki antusias buat senantiasa bangkit lagi tiap mengalami kesulitan.
Istri yang senang mampu diandalkan buat mendidik kanak - kanak jadi anak yang senang dan juga berguna. Rezeki dapat tiba darimana saja, tercantum dari anak. Rezeki pula bukan cuma berbentuk uang, tetapi pula berbentuk kanak - kanak sholeh yang menemui dan juga bapaknya'>ibu dan juga bapaknyabapaknya'>ibu dan juga bapaknya dengan muka senang tiap hari.
Nah, seperti itu dalihnya mengapa istri yang senang dapat mempengaruhi pada kelancaran rezeki. Kebahagiaan istri dapat meluas pada kebahagiaan suami dan juga segala keluarga, sampai - sampai suami dapat mempunyai tenaga positif buat bekerja lebih baik lagi dalam mencari rezeki.
Sumber:
http_www_kabarmakkah_com
Konon, membahagiakan istri dapat jadi salah satu pembuka pintu rezeki yang amat lebar buat keluarga, benarkah?
Apa hubungannya kelancaran rezeki dengan kebahagiaan istri?
Ternyata, ini rahasianya…
Mood baik istri mampu meluas pada segala anggota keluarga. Jadi kala istri bahagia, hingga seluruh anggota keluarga hendak bahagia. kala istri menempuh hidup dengan positif, hingga seluruh anggota keluarga pula menempuh hidup dengan positif.
Istri yang senang dan juga bersyukur hendak menarik perihal positif ke dalam keluarga, karna sebetulnya Allah berikan lebih banyak pada mereka yang bersyukur.
Istri yang senang hendak jadi partner yang baik buat suami mencari rezeki ataupun jadi tempat kembali yang menenangkan sehabis suami mencari rezeki. Hasilnya, suami hendak berulang antusias mencari rezeki keesokan harinya.
Istri yang senang dengan suaminya hendak senantiasa menunjang suaminya dalam kondisi apapun, sampai - sampai suami tidak sempat ketiadaan sokongan walaupun di dikala amat susah sekalipun. Dengan begini, suami dapat memiliki antusias buat senantiasa bangkit lagi tiap mengalami kesulitan.
Istri yang senang mampu diandalkan buat mendidik kanak - kanak jadi anak yang senang dan juga berguna. Rezeki dapat tiba darimana saja, tercantum dari anak. Rezeki pula bukan cuma berbentuk uang, tetapi pula berbentuk kanak - kanak sholeh yang menemui dan juga bapaknya'>ibu dan juga bapaknyabapaknya'>ibu dan juga bapaknya dengan muka senang tiap hari.
Nah, seperti itu dalihnya mengapa istri yang senang dapat mempengaruhi pada kelancaran rezeki. Kebahagiaan istri dapat meluas pada kebahagiaan suami dan juga segala keluarga, sampai - sampai suami dapat mempunyai tenaga positif buat bekerja lebih baik lagi dalam mencari rezeki.
Sumber:
http_www_kabarmakkah_com
Tuesday, March 8, 2016
Sudahkah Kamu Se-ROMANTIS Ini Terhadap Pasangan? Wajib Dibaca PASUTRI
Romantis itu…
Ketika malam tinggal sepertiga, seorang istri terbangun. Ia berwudhu, menunaikan shalat dua rakaat. Lalu membangunkan suaminya. “Sayang… bangun… saatnya shalat.” Maka mereka berdua pun tenggelam dalam khusyu’ tahajud.
Romantis itu…
Ketika seorang istri mengatakan, “Sebentar lagi adzan, Sayang…” Lalu sang suami melangkah ke masjid, menunaikan tahiyatul masjid. Tak ketinggalan ia menunaikan dua rakaat fajar. Maka ia pun menjadi pemenang; lebih baik dari dunia seisinya.
Romantis itu…
Ketika suami berangkat kerja, sang istri menciumnya sambil membisik mesra, “Hati-hati di jalan, baik-baik di tempat kerja sayang… kami lebih siap menahan lapar daripada mendapatkan nafkah yg tidak halal”
Romantis itu…
Ketika suami istri terpisah jarak, tetapi keduanya saling mendoakan di waktu dhuha: “Ya Allah, jagalah cinta kami, jadikanlah pasangan hidup dan buah hati kami penyejuk mata dan penyejuk hati, tetapkanlah hati kami dalam keimanan, teguhkanlah kaki kami di jalan kebenaran dan perjuangan, ringankanlah jiwa kami untuk berkorban, maka mudahkanlah perjuangan dan pengorbanan itu dengan rezeki halal dan berkah dariMu”
Romantis itu…
Ketika suami sibuk kerja, saat istirahat ia sempat menghubungi istrinya. Mungkin satu waktu dgn menghadirkan suara. Mungkin hari lainnya dengan WA dan SMS cinta. “Apapun makanan di kantin kantorku, tak pernah bisa mengalahkan masakanmu.” Lalu sang istri pun membalasnya, “Masakanku tak pernah senikmat ketika engkau duduk di sebelahku.” Romantis itu…
Ketika menjelang jam pulang kerja, sang suami sangat rindu untuk segera pulang ke rumah dan bertemu istrinya. Pada saat yang sama, sang istri merindukan belahan jiwanya tiba.
Romantis itu…
Ketika suami mengucap salam, sang istri menjawabnya disertai senyuman. Bertemu saling mendoakan. Tangan dicium, pipi dikecup bergantian.
Romantis itu…
Ketika suami tiba di rumah, istri menyambutnya dgn wajah cerah dan bibir merekah. Maka hilanglah segala penat dan lelah. Beban kerja di pundak mendadak menghilang, terbang.
Semoga kita semua di anugerahi keluarga seromantis ini... Aamiin
Silakan di SHARE
Ketika malam tinggal sepertiga, seorang istri terbangun. Ia berwudhu, menunaikan shalat dua rakaat. Lalu membangunkan suaminya. “Sayang… bangun… saatnya shalat.” Maka mereka berdua pun tenggelam dalam khusyu’ tahajud.
Romantis itu…
Ketika seorang istri mengatakan, “Sebentar lagi adzan, Sayang…” Lalu sang suami melangkah ke masjid, menunaikan tahiyatul masjid. Tak ketinggalan ia menunaikan dua rakaat fajar. Maka ia pun menjadi pemenang; lebih baik dari dunia seisinya.
Romantis itu…
Ketika suami berangkat kerja, sang istri menciumnya sambil membisik mesra, “Hati-hati di jalan, baik-baik di tempat kerja sayang… kami lebih siap menahan lapar daripada mendapatkan nafkah yg tidak halal”
Romantis itu…
Ketika suami istri terpisah jarak, tetapi keduanya saling mendoakan di waktu dhuha: “Ya Allah, jagalah cinta kami, jadikanlah pasangan hidup dan buah hati kami penyejuk mata dan penyejuk hati, tetapkanlah hati kami dalam keimanan, teguhkanlah kaki kami di jalan kebenaran dan perjuangan, ringankanlah jiwa kami untuk berkorban, maka mudahkanlah perjuangan dan pengorbanan itu dengan rezeki halal dan berkah dariMu”
Romantis itu…
Ketika suami sibuk kerja, saat istirahat ia sempat menghubungi istrinya. Mungkin satu waktu dgn menghadirkan suara. Mungkin hari lainnya dengan WA dan SMS cinta. “Apapun makanan di kantin kantorku, tak pernah bisa mengalahkan masakanmu.” Lalu sang istri pun membalasnya, “Masakanku tak pernah senikmat ketika engkau duduk di sebelahku.” Romantis itu…
Ketika menjelang jam pulang kerja, sang suami sangat rindu untuk segera pulang ke rumah dan bertemu istrinya. Pada saat yang sama, sang istri merindukan belahan jiwanya tiba.
Romantis itu…
Ketika suami mengucap salam, sang istri menjawabnya disertai senyuman. Bertemu saling mendoakan. Tangan dicium, pipi dikecup bergantian.
Romantis itu…
Ketika suami tiba di rumah, istri menyambutnya dgn wajah cerah dan bibir merekah. Maka hilanglah segala penat dan lelah. Beban kerja di pundak mendadak menghilang, terbang.
Baca Juga : Renungan Mengharukan dari Kamar Operasi Caesar
Semoga kita semua di anugerahi keluarga seromantis ini... Aamiin
Silakan di SHARE
Subscribe to:
Posts (Atom)










